{Review} KUMPULAN CERPEN BINTANG CINTA - REYNA DINATA


Judul Buku : KUMPULAN CERPEN BINTANG CINTA

Penulis : Reyna Dinata

Penerbit : PT. Tiga Lancar Semesta

Tahun terbit : Januari, 2013

Tebal : 113 Halaman

  ISBN : 978-602-7759-25-1

***


Cinta yang bersemi di hati akan mewarnai indahnya dunia, baik bagi sepasang kekasih, sahabat dan juga keluarga.

Cinta suci dengan karakter bintang cinta akan selalu menyinari, menjaga dan melindungi pasangan, sahabat dan keluarga.

Kakrakter Bintang cintan inilah yang coba dituangkan oleh Reyna Dinata dalam setiap cerpen pada buku Kumpulan Crpen Bintang Cinta.

Karakter Bintang Cinta, sebuah karakter yang akan membuka mata pemuja cinta tentang sebuah ketulusan. Karena cinta tidak hanya soal memiliki, tapi juga menjaga apa yang dimiliki dan memelihara cinta dengan tulus

 

****


Bintang cinta merupakan kumpulan cerpen karya Reyna Dinata, yang berisi delapan cerita pendek yaitu : PUTRA, KUCING DAN TIANG, 21 HARI, SATU BINTANG, HARI PERNIKAHANNYA, BUKIT BINTANG, BERLIAN DAN SEMANGGI BERDAUN EMPAT.

Kesan pertama membaca cerita pendek yang berjudul PUTRA sebagai cerita pertama dalam buku ini, tragis alias sad ending dan aku kira cuma satu cerita yang berakhir dengan tragis dan sebuah tangisan, ternyata ada beberapa cerita yang memang harus berakhir dengan cerita sedih dan air matan.

Putra bercerita tentang Ellie yang merindukan sosok yang bernama Putra yang pernah ia temui untuk pertama kalinya, mereka bertemu di Perpustakaan Umum Daerah, Ellie bahkan hampir setiap hari datang ke PERPUSDA demi bisa bertemu dengan Putra, tapi kenyataanya Ellie hanya bisa bertemu dengan Putra dalam mimpinya, dan sebuah fakta membuat Ellie mau tidak mau harus menerima kenyataan itu, ada apa dengan Putra?

8 cerita yang dituangkan penulis dalam buku kumpalan cerpen ini, mempunyai alur cerita yang hampir sama yaitu campuran, yaitu alur maju, kemudian mundur lalu alur lagi sebagai ending dari kisah ini.

Cerita pendek memang tidak bisa sebanyak dan sedetail novel, jadi cerita pendek memang harus padat, tidak bertele-tele dan bisa menyentuh semua aspek cerita yang ingin disampaikan. Dan hal ini aku benar dapatkan dari kumpulan cerpen di buku ini.

Awalnya memang agak bingung, karena perpindahan dari alur maju ke mundur sangat cepat, jadi otak harus bekerja lebih cepat juga, dan akhirnya terbiasa dan bisa menebak nanti ending -nya seperti apa, tapi ternyata sebuah diluar dugaan ending ceritanya. Dan inilah yang aku suka, yang tidak sesuai dengan ekspektasi aku sebagai pembaca.

Dari delapan cerita dalam buku ini, aku paling suka BUKIT BINTANG dan MUTIARA. BUKIT BINTANG, menceritakan seseorang yang menyembunyikan penyakitnya yang ia alami kepada orang-orang disekitarnya, agar semua berjalan sesuai dengan apa yang ia inginkan, sedangkan MUTIARA bercerita tentang seorang wanita yang mengagumi seorang cowok yang tampak sempurna dan selalu bisa mudah dekat dengan semua wanita yang cantik.

Aku lupa beli di mana buku ini, tapi yang jelas aku beli masih dalam keadaan segel dan original. Kalau kalian ingin memeliki buku kumpulan cerpen ini, mungkin masih bisa membelinya secara online atau melalui marketplace langganan.

Kalian harus  punya buku ini karena buku ini menawarkan cerita sedih yang berbeda, dari delapan cerita tersebut kita memang harus bisa mencintai diri kita sendiri dan hidup akan terus berjalan apapun dan bagaimanapun kondisi kita saat ini.

Selamat membaca buat kalian semua.

 

 

 


Reyna Dinata

Lahir di Denpasar, Bali, 22 tahun silama atau tepatnya pada tahun 1999. Reyna resmi menyandang gelar dokter pada Desember 2012, ketika buku kumpulan cerpen perdananya ini siap diterbitkan. Selain gemar menulis cerpen, Alumnus Fakultas Kedoteran Universitas Udayana ini juga hoby baca, dengerin lagu dan main game. Gadis Aries yang juga doyan nonton film ini adalah penggemar berat Synyster Gates.

Menempuh pendidikan kedokteran tentu saja memiliki tantang sendiri bagi Reyna. Oleh karenanya dia selalu memegang moto, "KEEP SMILE'. Karene dengan tetap senyum, semua persoalan akan dengan mudah dihadapi dan dijalani.

 



Posting Komentar

0 Komentar