{Review} NIBIRU DAN KESATRIA ATLANTIS


Judul Buku : Nibiru dan Kesatria Atlantis
Penulis : Tasaro GK
Penerbit : Penerbit Tiga Serangkai
Editor : Sukini
Tahun terbit : Cetakan Pertama, Desember 2010
Tebal : xii + 692 Halaman
 ISBN : 978-979-084-346-2
Pinjam di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan
***
BLURB
Tahun 13.359 Sebelum Masehi.
Dhaca Suli tahu, kehancuran Kendhalu akan segera tiba. Ramalan kedatangan Nibiru hampir terpenuhi. Sang pembawa kiamat itu pasti muncul setiap 5.013 tahun; mengancam kehidupan dunia. Meski tampak mustahil, Dhaca bertekad untuk melawannya.
Ribuan tahun sebelum Avatar pertama lahir, Pulau Kendhalu yang terpencil telah dihuni oleh orang-orang yang memiliki kekuatan super zaman purbakala, bernama pughaba. Mereka menguasai unsur alam, bermacam binatang, ruang dan waktu, ilmu menghilang, menyembuhkan luka, kekebalan, kekuatan raksasa, dan pengendalian pikiran.
Delapan pughaba yang menjadi rebutan segala bangsa.
Ketika ramalan tentang Nibiru mengguncang dunia, penguasa Atlantis menyerang Kendhalu untuk menciptakan angkatan perang berkemampuan pughaba.
Dhaca mau tak mau mesti melupakan masa kanak-kanaknya. Demi mempertahankan Kendhalu, dia harus berhadapan dengan kekuatan adidaya pada saat itu : Atlantis dan Nibiru.
*****------*****------*****------****-----******
Nibiru adalah sosok yang menakutkan bagi warga masyarakat Kendhalu. Pantang bagi masyarakat Kendhalu menyebutkan namanya, dari kecil masyakarat Kendhalu percaya bahwa Nibiru adalah pembawa kehancuran bagi semesta.

Lalu bagaimana dengan Dhaca Suli, anak laki-laki berusia 11  tahun dari Kendhalu Selatan? Setelah mimpi yang ia alami, mimpi yang menurut dia sangat nyata, mimpi dikejar oleh sosok tinggi besar, dengan dua angin puyuh di kanan kiri sosok tersebut, belum lagi segala hewan bertaring berbaris di belakang sosok tersebut.

Dari perpustakaan yang dijaga oleh sosok wanita tua renta bernama Bhupa Supu, Dhaca yakin bahwa sosok yang mendatanginya adalah sosok Nibiru.

Menurut Bhupa Supu, kemunculan Nibiru sudah dekat. Dhaca bertekad akan menghadapi Nibiru. Sejak saat itu Dhaca giat melatih ilmu pugabhanya. Ia semakin rajin untuk pergi ke Bhepomany untuk melatih pughaba­­-nya.

Bersama dengan 3 kawannya, yang oleh orang Kendhalu Selatan mereka dijuluki 4 keparat kecil, mereka adalah Dhaca Suli, Nyithal Sadeth, Shotap Bhepami dan Muwu Thedhmamu.

Berhasilkan Dhaca dan teman-temannya membunuh Nibiru dan pelayanan setianya yang bernama Anunnaki?

Dan mengapa Dhaca yang didatangi sosok Nibiru?
Siapakah Dhaca Suli yang sebenarnya?

Baca kisah petualangan seru Dhaca dalam keinganan besarnya untuk menakhlukkan sosok Nibiru dalam cerita “NIBIRU DAN KESATRIA ATLANTIS”

******-------*****--------*******--------*********


Dua jempol untuk Tasaro GK, yang berhasil meramu kisah fantasy yang ciamik dan keren luar biasa.

Sudah lama tahu tentang buku ini, tapi aku selalu berfikir ini pasti kisah fantasy untuk anak-anak, tetapi kemarin berjodoh dengan buku ini, aku pinjam di PERPUSDA kabupaten Pacitan. Di akhir halaman ada tulisan “Nantikan kisah selanjutnya Nibiru dan 7 Kota Suci.” Aku kira pentalogi Nibiru ini sudah semua cetak mengingat cetakan pertama dari buku pertama yaitu tahun 2010, tapi ternyata masih satu, seri pertama aja. Semoga penerbit di Indonesia bersedia menerbitkan 3 buku selanjutnya, aamiin.

Dengan jumlah halaman yang memang bisa dikatakan cukup tebal, pasti kalian mengira bahwa banyak kata-kata atau hal yang sia-sia, kalian salah. Semua kata-kata, semua karakter yang ada itu menempati porsinya dan saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Jadi komposisinya memang sudah sangat pas.

Alurnya bertahap, dengan alur maju meskipun ada beberapa hal/adegan yang menceritakan kisah beberapa puluh tahun yang lalu.

Aku selalu kagum dengan mereka yang menulis kisah fantasy, mereka benar-benar melahirkan sebuah peradapan baru, bermain dengan cerita fantasy adalah bermain-main dengan hal yang diluar nalar. Fantasy ini bukan tentang cerita manusia serigala, atau sejenisnya. Tentang sebuah dunia baru dengan segala aspek yang menyertainya, dijelaskan dengan detail sampai hal terkecilnya. Melewatkan satu baris maka dipastikan di halaman selanjutnya pasti kalian akan mengulanginya lagi.

Buat kalian yang mungkin masih belum baca, dan penasaran ingin baca kisah ini, sediakan catatan untuk menulis baik nama tokoh, ataupun tempat dan istilah, karena penamannya masih sangat sulit untuk diucapkan oleh lidah Indonesia. Sekali lagi salut untuk Tasaro GK, yang bisa menciptakan nama yang unik meskipun agak sedikit membingungkan.

Tidak selamanya cerita ini beradegan tentang pertempuran, ada juga hal-hal konyol yang ada dalam cerita ini. Apalagi kalau sudah empat keparat bertemu, pasti aja ada hal konyol yang terjadi.

Untuk karakter tokoh di cerita ini, sangat banyak tokoh yang terlibat, mengingat buku ini lumayan cukup tebal. Tapi setiap tokoh tidak ada yang muncul sia-sia atau Cuma numpang lewat, mereka semua terlibat sampai akhir cerita.

Karakter Dhaca ini, karakter Dhaca ini seorang anak pemalas, dia malas sekolah, dia malas belajar melatih pughaba, hobinya tidur, dan membayangkan dia adalah anak yang dipungut oleh ayahnya dan selama 4 tahun di sekolah Bhepomany  Dhaca masih duduk di kelas pengenal/ tingkat dasar. Tapi di sisi lain, hobi dia datang ke tempatnya Bhupu Supa, tapi dia rajin membaca dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang oke punya, karena di geng empat keparat Dhaca adalah bosnya. Kalau Dhaca sudah memberikan perintah, mereka itu pasti nurut padahal ilmu pughaba Dhaca ada dibawa mereka.

Dibagian akhir dari buku ini, juga terdapat sebuah peta dunia, dari peta dunia tersebut kita tahu letak dari negara-negara yang dikuasai oleh.

Cover dan judul buku, sukses membuat aku berfikir bahwa cerita ini adalah tentang cerita anak-anak. Tapi covernya bagus apalagi sampulnya juga hard cover, dan lembaran kertasnya cukup tebal dan tidak mudah lecek jadinya. Sepertinya jarang penerbit yang menggunakan kertas jenis ini.

Ini karya kedua dari penulis yang aku baca, karya pertama yang aku baca adalah CITRA RASMI, dan sepertinya penulis memang suka sekali membuat penasaran pembaca. Kelanjutan kisahnya mandeg. Entah karena memang sepi peminat, atau memang ada hal lain. tapi aku berharap banget bahwa pentalogi NIBIRU ini dilanjutkan sampai selesai.

Ada satu dialog yang aku suka, dialog antar empat keparat, yaitu :

“Dhaca..,” Muwu merasa ini saat dia berbicara. Tubuhnya yang sedari tadi muncul lenyap sudah tampak seutuhnya. “Ku... ku....pikir dengan serius....kau ti...ti...ti...” tertahan beberapa detik, “kau ti...ti..ti..”“Tikusss! Teriak Nyital penuh kepuasan.“Tikar,” Sothap berpartisipasi.Satu alis Dhaca terangkat, “Tiii...dur”“Bu....bu...buuu....,” Muwu menggeleng kencang.
“Bubarrrr!” Nyital selalu menjadi yang pertama.Sothap menebak dengan datar, “Buncis?”“bu...bu...bukaaaan!” Muwu sedikit emosi jadinya. “Dhaca kau ti...ti...tidak bisa menyuruhku seorang diri menemui Tuan Pinmedh. Aku tak pintar bicara. Se...se...sebaiknya kau saja yang menemui Tuan Pinmedh. A...a...aku yang menunggu di sini.”Semua diam. Bereaksi masing-masing kemudian. Nyithal melotot, Dhaca melongo, tawa Sothap meledak seketika.

Lucu banget, padahal itu ceritanya Dhaca dan ayahnya Wamap Suli baru saja didatangi oleh jubah sihir yang berhasil menawan Wamap, sedangkan Dhaca berhasil diselamatkan oleh ketiga temannya. Ketiga temannya berinisiatif untuk sementara waktu Dhaca tidak boleh keluar dari persembunyian. Dhaca membagi tugas kepada ketiga temannya untuk meminta tolong kepada para tetua. Muwu-muwu orang mau melindungi Dhaca.

Beberapa quote favorit yang ada dalam cerita ini :
“Pemimpin itu dilahirkan, tidak bisa kau bentuk.”(Halaman 41) “Aku memang bodoh. Tetapi, hidupku tidak pernah malas.Bekerja keras seumur hidup.”(Halaman 65) “Jika kekuasaan dipegang pemimpin lalim, jahatlah kekuasaan itu. sebaliknya, jika kekuasaan dipegang pemimpin yang adil, mulialah kekuasaan itu.”(Halaman 259) “Tidak semua hal harus dijelaskan di awal. Engkau akan mengerti ketika mengalaminya sendiri.”(Halaman 560) “Kau tidak perlu memiliki ibu yang sempurna untuk menghormatinya. Siapapun ibumu, dia berhak engkau kenang dan engkau cintai.”(Halaman 50)

Dari cerita bergenre fantasy ini, apakah ada pesan yang bisa ditangkap oleh pembaca? Jawabnya tetap ada. Dari kawanan empat keparat kita belajar untuk saling percaya dan solidaritas mereka sudah tidak diragukan lagi dan mereka menunjukkan kepada dunia seperti apa sebuah pertemanan yang sesungguhnya itu.

Dari perjalanan hidup Dhaca, jangan mudah percaya akan perkataan seseorang sebelum tahu fakta yang sebenarnya. Dan harus rajin belajar tidak boleh malas. Dhaca pintar tapi dia itu pemalas, baru setelah tahu bahwa nibiru akan muncul dia baru giat belajar, jangan di tiru itu ya.

Terlepas dari pemilihan nama yang cukup sulit diucapkan lidah Indonesia, aku pernah mencoba mencari di google, ternyata ada yang sudah memecahkan nama nama yang digunakan oleh TASARO GK.

Aku kasih bintang 5 untuk kisah NIBIRU buku pertama ini, dan aku harap dengan sangat semoga buku seri selanjutnya segera tayang. Masih ada 3 buku lagi, semoga segera diluncurkan buku keduanya “NIBIRU dan 7 KOTA SUCI”.

Dan aku rasa buku ini cocok untuk dibaca oleh pembaca segala usia. Pecinta fantasy Indonesia sudahkah kalian baca buku ini?

*****------*****------****--------*****------*****

sumber foto  : @Tasaro_GK


Tasaro GK adalah tukang khayal yang bermimpi suatu saat bisa menulis buku yang renyah dibaca oleh semua usia, semua generasi. Pentalogi Nibiru menjadi usaha besar untuk mewujudkan mimpi itu.
Pernah menjalani profesi sebagai wartawan dan editor, kini Tasaro mengaduk jadwal hariannya antara menulis, bermain dengan anak, dan mendongengi bocah-bocah di kampungnya.
Selama menulis, karya-karya Tasaro tercatat dalam beberapa kompetisi dan ajang penghargaan sejak tahun 2005.
Nominasi Anugerah Pembaca Indonesia 2010 (Galaksi Kinanthi)
Runner-Up IBF Award 2010 (Galaksi Kinanthi)
Karya Terpuji Pena Award 2009 (Galaksi Kinanthi)
Nominasi IBF Award 2008 (Monomo; Mencari Jejak Raksasa)
Penulis Terbaik Adikarya IKAPI 2007 (Oh, Achilles!)
Penulis Terbaik Adikarya Ikapi 2006 (Di Serambi Mekkah)
Juara Penulisan Skenario Direktorat Film 2006 (Bubat : Pitaloka Tak Pernah Belapati)
Juara Penulisan Cerbung Femina 2006 (Mad Man Show)
Penghargaan Penulis Menpora 2006 (Kontes Kecantikan, Legalisasi Kepura-puraan)
Novel Terbaik Nasional FLP Award 2005 (Wandu; Berhentilah)


.

Ditunggu kelanjutan NIBIRU ya kak....




Posting Komentar

4 Komentar

  1. Belum bacaaa, dan baru tahu juga kalau buku ini ada :D

    Ngomong-ngomong tentang nama yang unik, saya pernah membaca buku Tasaro GK yang berjudul Muhammad SAW: Lelaki Penggenggam Hujan. Di situ nama tokohnya juga unik. Saya sudah googling tapi tak nemu pemecahannya. Farida mencarinya di google pakai kata kunci apa? XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah belum baca yang penggenggam hujan itu mbak,

      aku nyari nya pake kata kunci, judul bukunyaa. he he he


      http://www.tribunnews.com/tribunners/2010/12/13/memecah-kode-bahasa-planet-novel-nibiru

      Hapus
  2. udah gk sabarbca buku nibiru dan 7 kota suci.
    udah 3 tahun nunggu!!!

    BalasHapus
  3. Sekarang udh ada yg baru buku nibirunya di gramedia.com "nibiru dan masa kehancuran" terbitnya 17 desember sih tulisannya.. Tapi saya gatau itu sekualnya atau bukan soalnya kan katanya sekuelnya tg kedua "7 kota suci ya" makanya saya bingung ini lagi sercing2 hehehehehe

    BalasHapus

Terima kasih telah membaca sampai selesai.
Mohon maaf sebelumnya, kolom komentar aku moderasi.
jadi komentar kalian tidak akan langsung muncul, nunggu aku setujui dulu baru bisa terlihat.
tinggalkan komentar dan senang berkenalan dengan kalian

Close Menu