**------Resensi “Janji Hati”------**
Penulis : Elvira Natali
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : 2013 (Cetakan Pertama)
Tebal : 280 hlm
ISBN : 978 – 979 –22 –9687 –7

Pertama kali tahu novel ini di era Aliando, yaap Aliando main film dan jadi pemeran utama dari novel yang di film kan dengan judul yang sama. Terbawa rasa penasaran karena pasti tidak bisa melihat acting Aliando akhirnya aku putuskan untuk membeli novel ini, meskipun awalnya mau cari novel yang cover film tapi di toko buku masih kosong stocknya , jadi beli yang cover novel. Dan ini reviewnya.


Pertama kita kenalan dengan nama-nama tokohnya ya.
Amanda Tavari ; Seorang gadis yang baru menginjak kelas XII, penyuka warna orange, olahraga voli dan mempunyai hobi tidur ( pernah tidur selama 2 hari tanpa terbangun sama sekali) dan penyuka music klasik.
Leo ; Bertemu Amanda untuk pertamakalinya waktu Amanda bermain voli di kampusnya Leo yaitu tiga tahun yang lalu. Karena merasa bersalah ia ingin sekali menjada Amanda dan akhirnya rasa itu berubah menjadi rasa cinta dan ingin memiliki.
Revan Tavari ; Kakak tiri Amanda, sebagai cinta pertama Amanda. Meninggal karena tabrak lari dan pelakunya tidak lain adalah Leo.
Dava Argianta ; Adik tiri Leo, mempunyai sifat yang berkebalikan dari Leo. Dava seorang yang DIngin, kasar, keras kepala, Angkuh dan suka marah-marah serta menyukai music klasik ( punya studio music sendiri dengan alat music yang lengkap di rumahnya.)
Dari keterangan di atas, kira-kira lain sudah bisa menebak bagimana jalan ceritanya dari novel ini?.
Dan ceritanya adalah :
Amanda mengenal Dava untuk pertamakalinya, waktu itu Amanda secara tidak sengaja menendang bola dengan keras dan tepat mengenai hidung Dava hingga berdarah. Karena insiden itu Dava divonis 3 bulan tidak bisa bermain Futsal. Amanda berusaha keras untuk meminta maaf kepada Dava dan dia pun bersedia untuk melakukan apa saja agar bisa mendapatkan maaf Dava. Dava pun bersedia memberi maaf dengan syarat Amanda bersedia setiap hari datang kerumahnya untuk membersihkan semua alat music yang Dava miliki sampai batas waktu yang belum ditentukan selain itu Amanda harus datang setiap kali Dava membutuhkan bantuan.
Apa yang terjadi jika pada akhirnya Amanda tahu bahwa Leo adalah pelaku tabrak lari yang menewaskan kakaknya yang sebelumnya dia sangat mengaggumi sosok Leo dan di saat yang sama ia juga mulai merasakan sesuatu yang berbeda saat berada di samping Dava.
“Dava Argianta, Aku berjanji tidak akan pernah menangis lagi setelah ini, percayalah aku akan selalu tersenyum dalam keadaan apapun. Sekarang pergilah. Aku tahu kamu lelah. Aku tahu kamu ingin beristirahat. Aku akan merindukanmu. Sangat. Jangan pernah lupakan aku. Jangan pernah hapus aku dari ingatan mu. akupun takkan pernah menghapus bayanganmu dalam ingatanku. Aku berjanji aku akan selalu mengingat siapa diri kita dan aku tidak akan pernah kehilangan harapan’ (Hal;272)
Entah setelah membaca novel ini tidak ada hal yang terlintas dalam pikiran dan bayanganku. Selama membaca novel ini yang aku baca langsung habis aku Cuma membayangkan waktu Aliando memerenkan tokoh Dava. Sudah itu saja tidak ada yang lain.


Posting Komentar

0 Komentar