{Review Novel} JODOH UNTUK NAINA – Nima Mumtaz


Judul Buku : Jodoh Untuk Naina
Penulis : Nima Mumtaz
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tahun terbit : Cetakan Pertama, 2015
Tebal : vi + 253 Halaman
 ISBN : 978-602-02-6348-9
***
BLURB
Jodoh untuk Naina, Abah yang pilih. Naina ikhlas.
Tapi, kenapa Abah pilih dia?
Dia yang punya masa lalu kelam.
Dia yang pernah diarak keliling kampung karena berzina.
Dia yang tidak sempurna.
Mengapa Abah begitu yakin dia mampu menjadi imam Naina?
Bagaimana Naina harus menjalani kehidupan rumah tangga bersama pria yang tidak dia sukai, bahkan sebelum akad nikah?
Apakah dia adalah jodoh untuk Naina?

*****------*****------*****------****-----******
Naina Humairah dan Rizal Ayyashi menikah karena perjodohan. Bagi Naina kebahagiaan Abah adalah segalanya. Birrulwaliddain Bakti kepada orangtua menjadi alasan utama bagi Naina untuk menerima perjodohan yang telah Abah tentukan, tanpa ia tahu siapa lelaki yang bakalan menjadi suaminya. Naina hanya berkeyakinan bahwa Abah akan memilihkan jodoh yang baik untuk Naina. Saat Abah sudah menerima lamaran dari keluarga pria, Naina baru tahu bahwa dia adalah Rizal Ayyashi.
Seluruh penduduk di kampung tempat tinggal Naina tahu, siapa Rizal Ayyashi. 10 tahun yang lalu Rizal berulah, ia tertangkap basah sedang berada di kamar di rumah seorang wanita yang telah bersuami dengan keadaan nyaris telanjang. Rizal dan wanita itu dihajar habis-habisan oleh warga, diarak dan diadili di balai desa.
Saat Rizal menayakan mahar apa yang Naina minta, Naina tidak menginginkan apapun dia hanya mengajukan tiga permintaan yaitu : tetap bekerja, tidak mau dimadu dan minta cerai jika Rizal selingkuh.
Lalu apa yang bakalan Naina lakukan, saat pernikahan yang baru beberapa bulan tiba-tiba sosok Latifah muncul, perempuan dari masa lalu Rizal, yang datang kembali untuk menjawab lamaran Rizal.

Bagaimana dengan pernikahan Naina selanjutnya?bertahan, hancur atau ????
Mengapa Rizal melamar Naina jika sebelumnya ia melamar Latifah juga? Bagaimana hukum pernikahan Naina dan Rizal?
Terbuktikah keyakinan Abah bahwa Rizal yang seorang Dosen adalah jodoh yang terbaik untuk anak perempuannya?
Simak kisah lika-liku pernikahan sang guru taman kanak-kanak dengan seorang dosen tampan dalam kisah mereka di “JODOH UNTUK NAINA” karya Nima Mumtaz.

*****------*****------****--------*****------*****
Jodoh Untuk Naina ini yang aku baca adalah cover yang lama dan kebetulan aku beli di salah satu marketplace, dari beberapa info yang berseliweran di media sosial mengatakan bahwa Jodoh Untuk Naina cetak ulang lagi dengan cover baru. Inilah penampakan cover baru dari kisah cinta Naina dan Rizal :

Lebih mantap cover baru atau cover lama? Sebelumnya mari kita ucapkan selamat kepada Kak Naima cerita Rizal dan Naina cetak ulang. Semoga sukses selalu dan ditunggu karya-karya selanjutnya.
Dengan sudut pandang orang pertama dari sisi seorang Naina. Awal-awal aku merasa belum masuk pada karakter Naina, Naina seperti punya dua karakter yang berbeda, sejalan dengan cerita aku menyadari bahwa karakter Naina yang berbeda-beda karena dia dipaksa harus berhadapan dengan sosok Rizal, selama hidupnya Naina hanya berinteraksi dengan manusia berjenis kelamin laki-laki dua orang saja yaitu Abah dan kakak laki-lakinya. Kebayangkan bagaimana kalau kita jadi Naina?
Gaya penulisan dan gaya bercerita serta alurnya sangat rapi dan cerita disetiap babnya selalu mengundang penasaran untuk membaca bab selanjutnya lagi, jadi tidak terasa udah baca sampai selesai. Pembangunan karakter dan interaksi antar karakter sangat kuat dan seperti alami gitu, kayak bukan cerita fiksi. Karena aku termasuk tim happy ending (entah sama siapa si tokoh utama, yang jelas ending-nya harus happy. Aku suka akhir ceritanya dan apalagi penyelesainya. Puas sekali bacanya.
Satu hal yang membuat aku penasaran dan aku sama sekali blank dengan kasus ini adalah, Naina tidak meminta mahar berupa uang, benda, atau semacam hafalan surat tapi dia hanya meminta diizinkan untuk tetap bisa merawat abah. Naah ini pengucapan ijab kabulnya bagaimana ya? Please Rizal apa yang kamu ucapkan waktu itu, kasih tahu aku dong?
Selain itu di halaman 179, “Ini mau dimasak sekarang ndak Mbak belanjaanya? Jadi bikin pesmol sama sayur asem?” kenapa dengan kalimat itu? tidak ada yang salah memang, tapi aku cuma penasaran apa itu makanan pesmol. Setelah menghubungi si abang google aku baru tahu ternyata pesmol adalah makanan dengan bahan dasar ikan. Seperti ini penampakannya hasil dari pencarian oleh abang google.
Aku selalu dibuat meleleh dengan semua cerita yang bertema ‘pacaran setelah nikah’, karena manisnya itu tidak bosenin dan bikin ketagihan gitu. He he he he. Dan sama cerita ini bikin aku baper dan senyum-senyum sendiri saat membacanya tapi sebelum badai tornado datang yaa.
Sikap manis Rizal menjadi hal yang bikin baper tingkat akut, dari awal dia melamar Naina itu lho udah manis banget, jadi meleleh akunya. Rizal manis tapi tidak terkesan gombal, berkharisma dan berkarakter, sosok Rizal yang punya masa lalu buruk sama sekali tidak kelihatan. Tipe lelaki idamana semua wanita, dia sangat memahami wanita tanpa meminta dipahami, dan ini adalah kesukaan para wanita. Ha ha ha ha
Lalu setiap kali Naina bicara atau ngobrol dengan abah selalu penuh makna dan banyak petuah kehidupan yang sangat bermanfaat bagi kita semua. Intinya saat si Abah muncul beliau pasti membawa semacam petuah, dan sekali lagi cara penyampaiannya sangat enak, seperti bapak ke anak, jadi pembaca sama sekali tidak merasa digurui, kayak dikasih tahu aja sama bapaknya gitu.
Beberapa quoto yang sangat aku sukai yang ada di cerita ini adalah sebagai berikut :
“Yang namanya istikharah itu nggak selalu datang jawabannya lewat mimpi. Dia bisa datang lewat petunjuk lain”. (Halaman 16)
“Bagaimana ALLAH akan membisikkan jawaban kalau hatimu sendiri sudah menolak. Iya, nggak?” (Halaman 16)
“Tiap rumah tangga pasti punya aturan sendiri-sendiri. Kalau diibaratkan rumah tangga itu seperti kapal, hanya ada satu nahkoda dalam kapal itu. “ (Halaman 33)
“Tobat adalah urusan antara manusia dengan Tuhan. Allah akan menerima tobat setiap manusia, siapa pun dia, asalkan itu dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh. Bersungguh-sungguh menyesali apa yang telah diperbuat dan tidak akan mengulangi sama sekali. “ (Halaman 79)
“Kamu bukan butuh teman berpikir, kamu hanya butuh dukungan untuk membenarkan apa yang akan kamu lakukan. Karena mau diakui atau tidak hatimu sudah condong jauh pada keputusan yang akan kau ambil.” (Halaman 212)
Cerita ini adalah jebolan wattpad, dengan label Le Marriage yang diterbitkan oleh Elex Media, cerita ini tidak hanya tentang kisah pernikahan, tapi lebih dari itu. kedekatan antar anggota keluarga tergambar dengan jelas. Dicerita ini benar-benar digambarkan bagaimana menjadi anggota keluarga, tidak sekedar membenarkan segala hal yang menjadi keinginan kita, tapi memberi tahu apa yang seharusnya kita lakukan. Semua orang pasti sepakat bahwa semua orang pasti menginginkan jodoh yang terbaik, bagaimanapun masa lalu kita, kita pasti ingin jodoh yang terbaik untuk kita bukan?. Setiap masalah selalu punya cara penyelesainnya, kita tinggal memilih mau cara seperti apa untuk menyelesaikannya. Dan setiap masalah yang terjadi jangan lupa untuk meminta pendapat orangtua kita ya, karena mereka pasti punya cara pandang yang berbeda.
Aku suka sekali cerita ini dari awal hingga akhir, dan kalian juga harus baca cerita ini yaaa.
Bintang 5 untuk cerita ini.

*****---------------*******-------------*******

Nima Mumtaz, memulai aktivitas menulis di situs wattpad dan menghasilkan novel pertamanya “Cinta Masa Lalu” yang diterbitkan Elex Media Komputindo, Januari 2014. Sekuel novel tersebut rilis Agustus 2014 berjudul “Akulah Arjuna”
“Jodoh Untuk Naina” adalah novel ketiga yang dia tulis.

Selain itu dia juga turut menjadi kontributor dalam “Phobia”, sebuah kumpulan cerpen romance terbitan Elex Media Komputindo November 2014.

Ingin lebih dekat dengannya di dunia maya? Kontak Nima Mumtaz melalui twitter  di @Nina-saleem atau facebook di : Nima





Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu