{Review Novel} FRANKFURT TO JAKARTA - Leyla Hana & Annisah Rasbell


 

Judul Buku : FRANKFURT TO JAKARTA

(Janji, kenangan, dan takdir)

Penulis : Leyla Hana & Annisah Rasbell

Penerbit : Penerbit Edu Penguin

Tahun terbit : Cetakan Pertama, Juni 2013

Tebal :320 Halaman; 13x19 cm

  ISBN : 978-602-177-772-5

***

BLURB


Di Frankfurt, Jerman, Rianda Setyaningrum menjalin cinta dengan Fedi Prabowo. Fedi bahkan menjanjikan hubungan mereka akan sampai ke jenjang pernikahan. Namun, kabar buruk justru diterima Rianda setelah Fedi kembali ke Indonesia. Kekasihnya menikahi gadis lain, yang kemudian diketahui bernama Andini Yusuf.


Rianda, dalam segenap kekecewaannya, memutuskan untuk menjadi wanita mandiri. Rianda menjadi wanita pebisnis yang sukses dan terkenal. Sementara itu, istri Fedi, Andini, justru putus kuliah setelah menikah dengan edi dan dikarunia dua anak balita. Andini harus mengubur semua mimpinya untuk menjadi wanita karier.


Dalam sebuah acara, Andini dan Rianda bertemu. Rianda masih mengingat Andini sebagai wanita yang pernah merebut kekasihnya. Bagaimana ia bisa lupa? Sosok wanita cantik dan lembut itu, pernah membuatnya diserang rasa iri yang begitu besar, terlebih setelah Fedi lebih memilih wanita itu dibandingkan dirinya. Sementara Andini tak tahu bahwa Rianda adalah mantan kekasih Fedi.


Keduanya berinteraksi, bahkan menjadi sahabat dekat. Di belakang Andini, Rianda menjalin hubungan lagi dengan Fedi. Bagaimana akhir dari kisah ini? akankah Rianda dapat bersatu kembali dengan Fedi? Lalu bagaimanakah kehidupan rumah tangga Fedi dan Andini? Kisah ini memberi banyak inspirasi dan pelajaran hidup yang berharga.


*****------*****------*****------****-----******


Ditulis oleh dua orang penulis, dengan menggunakan 2 sudut pandang yang berbeda pula tentunya yaitu dari sudut pandang Andini dan Rianda. Selain itu juga untuk setting tempat dan waktu terjadinya peristiwa juga berbeda. Kalau dari sudut pandang Rianda lebih banyak menggunakan setting tempat di Frankfrut Jerman sedangkan Andini lebih banyak menggunakan setting tempat antara IPB dan Jakarta.


Selain itu untuk setting waktu juga berbeda, dan ini awalnya membuat aku bingung. Di awal cerita Rianda dan Fendi diceritakan mereka bertemu dan berkenalan di Jerman, sementara itu dari sudut Andini, tiba-tiba di lamar oleh Fendi yang ternyata ia sudah pulang ke Indonesia. cerita awal memang ada perbedaan waktu kejadian, tapi pada akhirnya alur cerita bertemu dalam satu alur yang sama.


Ada tiga tokoh utama dalam cerita ini yaitu Rianda, Andini dan Fendi. Dan selain mereka bertiga juga ada beberapa tokoh pendamping antara lain orang tua Andin, teman Rianda dan Fendi di Jerman dll. Tapi kita akan fokus membahas tiga karakter utama dalam cerita ini saja.


Rianda, dia mandiri cerdas, cantik pastinya, modis, pokoknya Rianda adalah tipe-tipe wanita yang diinginkan oleh semua wanita yang ada di dunia ini. dia juga dari kalangan keluarga berada. Tapi semua menjadi tidak ada nilainya saat ia menjalin kembali hubungan dengan Fendi, yang jelas dia sudah tahu kalau Fendi sudah menikah.


Andini, dia juga cerdas, tapi sayang ia dilahirkan dikeluarga yang menganut paham buat apa wanita sekolah tinggi-tinggi, sementara Andin dia ingin sekolah sampai lulus sarjana, tapi takdir berkata lain. berjuang sekuat tenaga agar nilainya tidak turun karena dia kuliah dengan beasiswa.


Fendi, sebenarnya dia laki-laki yang penuh cinta dan kasih, bertanggung jawab, tapi semua kelebihan dia menjadi hilang saat kembali bertemu dengan Rianda, dia seperti menjadi bajingan dan pecundang.


Yang paling menyebalkan adalah saat Rianda merasa di atas angin, dia merasa jauh lebih baik dari Andini, Fendi lebih memilih dirinya dibandingkan Andini. Aku cuma batin sekolah S2 sampai Jerman bangga banget bisa ngalahin istri sah. Sia-sia sudah pendidikan yang kau banggakan. He he he.


Buku ini termasuk buku lama terbit tahun 2013, tapi aku punya prinsip bahwa kalau buku belum dibaca mau terbit tahun berapapun dia tetap menjadi buku baru. sama halnya dengan buku ini, apalagi tema pelakor atau orang ketiga memang lagi marak banget tahun-tahun ini. Jadi merasa pas aja di baca sekarang, feel nya kerasa banget beneran sumpah.  


Kalau adegan yang saya sukai adalah ending-nya. Aku puas sekali dengan akhir cerita Andini, Rianda dan Fendi ini. he he he penasaran ya bagaimana akhir perjalanan cerita mereka bertiga.


Aku suka penggambaran dan penjabaran keadaan kota Frankfrut yang menjadi setting dalam cerita ini. Detail dan terasa seperti sedang jalan-jalan di sana. selain itu gambaran naik kereta api yang dilakukan oleh Andini juga feel-nya sangat terasa sekali, setidaknya bisa mengobati kangen saya naik kereta api. He he he.


Selain itu aku suka dengan desain covernya. Bagus banget menurut aku. Keren banget ini yang buat ilustrasinya. Terasa masuk dengan ceritanya. Selain itu juga setiap bab baru juga ada ilustari atau gambar burung, satunya dalam sangkar dan satunya bisa terbang bebas. He he he keren banget


Selesai membaca buku ini, aku sadar cerita Rianda, Andini dan Fendi adalah bukti dari bahayanya CLBK (Cinta Lama Belum Kelar). Kalau cinta baru biasanya mungkin karena cuma sekedar coba-coba tapi kalau CLBK lain cerita.


Kalau aku tim #istrisah, jadi mau seperti apapun istri sah, mau sebaik apapun dan secinta apapun dengan wanita lain, alangkah baiknya selesaikan dulu hubungan yang sudah diikat dimata tuhan, yang sudah didoakan oleh banyak orang yang kau undang di hari pernikahanmu, jika sudah kau selesaikan, maka kejarlah apa yang menjadi tujuanmu dan kalau kau sudah melepas istrimu jangan pernah berfikir untuk nanti kembali lagi, karena bisa jadi kamu sudah dianggap sampah oleh istrimu. Untuk istri sah mari tunjukan sikap dan antitude mu, kamu istri sah, dimata tuhan dan dimata masyarakat kamu lebih tinggi daripada si wanita itu. dan buat wanita yang mencintai suami orang, satu yang pasti kenapa kau tega menyakiti sesama wanita dengan merendahkan segala khawalitas yang sudah Tuhan berikan padamu.


Meskipun selalu kata jatuh di depan cinta, dan selalu kata mati di belakang kata cinta, tetap pakai logika dan akal sehatmu saat berhubungan dengan cinta.


Kalau kalian yang penasaran sama cerita Rianda dan Andini ini, bisa cari di marketplace atau bisa cari online mungkin lewat media sosial.


Terimakasih banyak Kak Leyla Hana dan Kak Anisah Rasbell yang sudah membuat cerita sebagus ini. sukses terus buat kalian dan ditunggu karya-karya selanjutnya yang cetar dan membahana.




Posting Komentar

0 Komentar