{Book Review & Blog Tour } Yes, Boss – Elektra Queen


Judul Buku : Yes, Boss
(Patah Hati Terberat adalah Mencintai Seseorang yang Selalu Ada di Hatimu, Tapi Tak Betah Berada dalam Pelukanmu)
Penulis : Elektra Queen
Penerbit : RORO RAYA SEJAHTERA (Imprint Twigora)
Tahun terbit : Cetakan Pertama, Juli 2017
Tebal : vi + 404 Halaman
 ISBN : 978-602-61138-3-2
***
BLURB
Ethan Alexander Fahim adalah masalah. Tak hanya ganteng setengah mati, direktur agen perjalanan Pelesiran itu juga punya reputasi memacari asistennya sendiri. Masalahnya, hubungan tak profesional itu biasanya tak bertahan lama dan berakhir tragis: si asisten memutuskan untuk berhenti ketimbang sering-sering bertemu dengan orang yang bertanggung jawab membuatnya patah hati.

Gabriella Rosleen telanjur mencintai pekerjaannya ini. Jadi ketika terpaksa menggantikan asisten lama Ethan yang baru saja berhenti, Gaby berjanji dalam hati untuk tak tergoda pesona bosnya itu. Secara teori, terdengar logis dan gampang—tapi praktiknya?

Hidup Gaby bertambah sulit ketika Ethan meminta—no, menugasinya untuk mendampingi laki-laki itu mengetes paket perjalanan bulan madu yang akan jadi produk baru Pelesiran. Tak hanya selalu bersama bosnya setiap harinya, dia juga harus menikmati perjalanan itu sebagai ‘pasangan’ Ethan. Kalau sudah begini, bagaimana cara Gaby bertahan lebih lama? Perempuan mana yang sanggup melindungi hatinya dari Ethan selama perjalanan romantis di Italia?

*****------*****------*****------****-----******
Menurut Gabriella Rosleen  Ethan Alexander Fahim, anak ketiga atau bungsu dari keluarga Fahim mempunyai pesona yang sangat luar biasa dibanding kedua kakaknya. Gabriella atau biasa disapa dengan nama Gaby tidak akan pernah bosan menatap wajah Ethan meskipun dilakukan Gaby secara diam-diam. Meskipun begitu Ethan bukan menjadi kriteria pria yang ingin Gaby jadikan seorang kekasih.

Ethan dan kedua kakaknya yaitu Ian Gavriel Fahim si sulung, Barry Avidan Fahim si anak tengah. Ketiganya saling bahu membahu untuk membesarkan agen perjalanan yang merupakan warisan dari kedua orangtua mereka, agen perjalanan itu bernama “PELESIRAN”. Ian bertanggung jawab terhadap liburan yang diisi dengan aneka aktivitas olahraga, sementara Barry mengurus liburan dengan tujuan wisata ke seluruh Indonesia sedangkan Ethan fokus pada paket liburan dengan destinasi luar negeri.

Gaby sendiri sudah bergabung dengan Pelesiran sudah dua tahun, ia bekerja di bawah komando Barry. Dan Gaby merupakan karyawan yang cerdas dan berkompeten, tidak salah jika Barry menjadikan Gaby sebagai salah satu karyawan yang bisa dipercaya dan sangat disayangi oleh Barry.

Ethan mendapat julukan ‘pemangsa asisten’ dari para karyawan pelesiran, hal ini disebabkan Ethan yang selalu menjadikan asistennya sendiri sebagai kekasih. Tapi sayangnya hubungan itu tidak bertahan lama, dan jika hubungan Ethan dan pacarnya itu kandas maka akan diikuti dengan mundurnya sang asisten dan Pelesiran alian resign.

Saat ini Ethan sedang menjalin kasih dengan Vira, hubungan yang sudah terjalin selama 7 bulan ini menjadi hubungan yang paling serius yang dijalani oleh Ethan, tapi sayangnya Vira terlalu bersemangat dalam memamerkan hubungan kisah mereka. Vira yang emosional dan tidak bisa memisahkan hubungan kerja dan pribadi menjadi pemicu masalah hubungannya dengan Ethan. Ethan yang sudah bersabar menghadapi Vira akhirnya mengambil keputusan tentang hubungan mereka. Ya dan akhirnya hubungan Ethan dan Vira putus, dan yang terjadi adalah seperti yang sudah-sudah si mantan asisten dan mantan pacar itu mengajukan surat pengunduran diri.

Ethan yang memutuskan bekerja tanpa asisten, mendapatkan ide baru untuk destinasi baru bagi Pelesiran yaitu konsep bulan madu bertema backpacker. Karena Ethan sudah tidak memakai asisten lagi maka ia mengerjakan konsep ide itu sendirian, tapi siapa sangka pertemuan tak terduga di sore hari dengan Gaby membuat Ethan yang selama ini kagum dengan kinerja Gaby, minta tolong kepada Gaby untuk membuatkan konsep ide yang dimaksud.  

Menjadi sebuah tantangan bagi Gaby, awalnya dia kesulitan seperti apa konsep yang diingkan oleh Ethan, ini pertama kalianya ia dan Ethan terlibat percakapan langsung. Selama dua tahun bekerja di Pelesiran Gaby berpendapat bahwa ia seperti tak terlihat bagi sosok Ethan. Dan menjadi kesempatan buat Gaby untuk menunjukkan potensinya.

Dan menjadi kebanggan buat Gaby dan Ethan saat konsep yang Ethan recanakan itu diterima oleh Ian dan Barry. Melihat potensi seorang Gaby, Ethan mati-matian meminta Bary untuk melepas Gaby untuk menjadi asisten Ethan.
Sebagai awal dari konsep ide, adalah survei lokasi. Paket bulan madu yang diambil adalah Italia. Karena penanggung jawab dari konsep ini adalah Ethan maka ia yang akan berangkat ke Italia. Dan Ethan mengajak Gaby untuk melakukan survei itu.
 
 Salah satu destinasi Ethan dan Gaby BASILICA di Santa MAria Maggiore (sumber : id.wikipedia.org)
Dan perjalanan panjang itupun dimulai.
Apakah Gaby akan menjadi korban ‘si pemangsa asisten’ selanjutnya?
Mengingat Ethan sebenarnya bukan tipe seorang Gaby dan Gaby-pun bukan tipe wanita Ethan.
Dan bagaimana keseruan Gaby dan Ethan dalam melakukan traveling bersama, mengingat keduanya punya karakter yang sangat berbanding terbalik?
Apakah misi survei lokasi ini akan berjalan lancar, dan seperti apakah lokasi-lokasi yang menjadi tujuan paket bulan madu ini?
Baca kisah selengkapnya dalam “YES, BOSS” karya Elektra Queen.

*****------*****------****--------*****------*****

Ini karya Elektra Queen pertama yang aku baca, mengangkat tema romansa di dunia kerja serta ada sentuhan jalan-jalan ke luar negeri membuat cerita ini berbeda dari cerita lainnya. Sudah siap ikut Gaby dan Ethan jalan-jalan ke Italia??

Penulis menggunakan sudut pandang orang ketiga dalam menceritakan kisah ini, yaitu dari sudut pandang seorang Gaby. Permulaan baca sudah dibuat kaget dan penasaran dengan prolog yang dibuat, karena prolognya mengundang kita untuk berkomentar ‘kok begini’ dan seolah-olah dijawab sama bukunya ‘makanya ayo baca aku sampai selesai’. Alur yang dibuat tidak terkesan terburu-buru, tapi memang agak lambat karena sebagian besar part memang menceritakan tentang survey Ethan dan Gaby, jadi kita akan dibuat terpesona dengan keindahan alam yang ditawarkan dalam cerita ini, karena Elektra Queen mengambil tempat pariwisata di Italia yang memang masih jarang diceritakan dalam sebuah novel. Jadi ini bisa menjadi wacana bagi kita semua tentang tempat pariwisata yang menarik di Italia. Sementara untuk konfliknya lebih menekankan pada sisi batin personal. Tentang Ethan yang belum bisa move on dari masa lalu dan Gaby yang tidak ingin terluka lebih dalam lagi.

Untuk setting tempat memang lebih banyak di luar, seperti apa yang dikatakan oleh Elektra Queen dalam sesi wawancara, bahwa cerita ini memang mengedepankan sisi travelling, jadi tidak heran jika sebagian besar memang tentang jalan-jalan ke Italia. Pada penasarankan kira-kira Ethan dan Gaby pergi jalan-jalan di mana saja waktu ke Italia?

Selain Gaby dan Ethan, disini karakter yang juga tidak kalah menonjol adalah Ian dan Barry. Dan si Ian ini meskipun porsi dia sedikit tapi dia berhasil mempesona aku dengan karakternya yang ramah, berwibawa sehingga ia disegani oleh bawahan dan juga adik-adiknya dan poin terpentingnya Ian ini tidak suka mencampuri urusan adik-adiknya. Berbading terbalik dengan Barry yang cenderung suka usil dengan bawahannya. Sementara Ethan dia tidak banyak bicara, tapi kata karyawannya Ethan ini playboy yang suka gonta-ganti pasangan. Percaya nggak kalau Ethan ini playboy?sementara Gaby dia gadis bekerja keras, yang sangat totalitas dalam bekerja, setiap pekerjaan baginya adalah sebuah tantangan yang harus ia pecahkan dan harus ia kerjakan dengan sebaik-baiknya.

Dan aku berharap kisah Fahim bersaudara ini bakalan ada squel nya. Aamiin

Aku suka dengan cerita-cerita yang penjelasan tentang tempat dalam cerita yang sangat detail. Karena kita seakan-akan sedang berada di sana dan membuat kita tahu banyak tentang berbagai wilayah di pelosok dunia ini. Dan ini aku dapatkan di cerita Yes, Boss ini. Suka suka suka suka.


Bagian yang aku sukai dalam cerita Yes, Boss ini adalah : waktu Gaby sedang jengkel kepada Ethan, dan agar dia bisa menikmati kerja sekaligus liburan Gaby ini mengatakan sesuatu, tahu apa yang dikatakan pada dirinya sendiri? Ia mengatakan seperti ini “Anggap saja kami korban kawin paksa yang saling benci tapi dikasih hadiah keliling Italia sama keluarga besar. Jadi aku nggak perlu kesal kalau Ethan mulai nyebelin. Kan korban kawin paksa.” (Halaman 122)

Pas baca itu, aku ketawa ngakak, bayanging mereka berdua, apalagi dua orang yang berbeda karakter, Ethan yang pendiam bersanding dengan Gaby yang banyak omong. Belum sikap-sikap Ethan yang lainnya.

Quote yang aku suka dalam cerita Yes Boss ini adalah :

“Hal-hal yang berhubungan dengan hati bukanlah sesuatu yang gampang untuk dikendalikan. Siapa bilang berperang dengan diri sendiri itu mudah?”(Halaman 274)

“Tapi, bukankah seharusnya cinta memang begitu? Kalau tidak egois dan ada keinginan untuk memonopoli orang yang dicintai, pantaskah disebut cinta?”(Halaman 309)

“Suatu saat nanti, kalau kamu nggak bahagia, jangan pernah lupa kalau aku selalu ada untukmu. Sekarang, mungkin kamu mikir aku cuma ngegombal.
Tapi aku serius! Aku nggak akan ke mana-mana, karena aku cuma cintanya sama kamu.”(Halaman 376)

Pesan yang ingin disampaikan dalam kisah Yes, Boss ini yang dapat aku simpulkan adalah keluarga adalah segalanya bagi kita, tempat kita kembali kemudian selain itu jangan terlalu terpaku dengan masa lalu, move on  itu tidak mudah tapi jangan sampai membuat kita salah jalan dalam menentukan sikap. Dan membaca cerita ini aku jadi teringat sebuah kalimat yang kurang lebihnya seperti ini ”Jika ingin mengetahui seperti apa pasanganmu maka ajaklah dia treveling” dan memang benar adanya karena pada saat seperti itu siapa diri kita itu akan kelihatan.

Dan novel ini aku rekomendasikan buat kalian semua para pecinta romance, kalian akan merasakan sensasi yang luar biasa karena feel ceritanya memang berbeda dari yang lain. Untuk adegan aku rasa masih aman untuk anak usia 17+ meskipun dari segi genre dan alur cerita memang ini diperuntukkan untuk usia 20 tahun ke atas.

Bintang 4 untuk kisah Ethan dan Gaby.

***************--------------------******************



Dan seperti sebelum-sebelumnya, jika Twigora mengadakan blogtour pasti ada challenge foto untuk para host, dan hal inilah yang selalu memicu rasa penasaran ketika kita dinyatakan menjadi bagian dari host blogtour, aku pribadi langsung apa yang photo challenge nya. Ini membuat blogtour Twigora beda dari penerbit lainnya. Dua jempol buat Twigora.
Dan kali ini, photo challenge nya adalah “foto blogger dengan kacamata bersama dengan buku Yes Boss”.
Dan ini dia :

Taraaang
Taraanggg



Abaikan fotonya fokus di review buku saja ya. Kalian juga bisa menyimak review Yes, Boss dari para host blogtour lainnya dan jangan lupa bakalan ada give away di masing-masing blog yaa.. berikut jadwal nya :

1– 2 Maret:Pertiwi Yuliana 


3– 4 Maret: Sri Sulistyowati


5– 6 Maret: Afiyatul Futhona

7-8 Maret:Farida Endah

9-10 Maret:Tasya Devi


11-12 Maret:Fabiola Izdihar


13-14 Maret:Pida Alandrian


Postingan giveaway tunggu, dipostingan selanjutnya.




Posting Komentar

1 Komentar

  1. Ada dua hal yg bikin penasaran sama novel ini, keseruan travelling ke Italia, dan kisah interaksi Gaby dan Ethan yg berbeda karakter. Kayaknya bakalan seru banget!

    BalasHapus

Terima kasih telah membaca sampai selesai.
Mohon maaf sebelumnya, kolom komentar aku moderasi.
jadi komentar kalian tidak akan langsung muncul, nunggu aku setujui dulu baru bisa terlihat.
tinggalkan komentar dan senang berkenalan dengan kalian