{ReView} Cinta Segala Musim



Judul Buku : Cinta Segala Musim
Penulis : Maya Lestari GF
Penerbit: Penerbit Indiva
Tahun terbit : 2016
Cetakan : Pertama, Ramadhan 1437 H/ Juni 2016
Tebal : 224 hlm
ISBN : 978-602-1614-59-4
Harga : Rp. 50.000,-

***



Ketika Rampak, lelaki yang sangat dicintai Rae
mengalami kejatuhan yang paling menyakitkan dalam hidupnya,
Rae dipaksa untuk menghadapi dua pilihan,
tetap bersama Rampak dalam penderitaan atau pergi meninggalkan Rampak
untuk menyongsong hidup yang lebih nyaman.
Ditengah guncangan yang melimbungkan,
Rae memutuskan untuk menghadapi semuanya.
Jika rampak tak menyerah, dia pun tak ingin kalah.
***


Cinta pertama yang sudah jatuh cinta mulai pandangan pertama dan berhasil menyakinkan si wanita dan kedua orangtuanya, maka menikahlah Rampak dan Rae. Hidup bahagia dan urusan materi sudah tidak perlu diragukan lagi. Rampak yang awalnya hanya seorang arsitek, beralih menjadi seorang developer yang sukses dan mempunyai nama yang besar, hal ini berimbas baik kepada Rae, hidup dengan banyak uang tanpa takut kekurangan. Hidup Rae dan Rampak tampak sempurna meskipun mereka belum dikaruniai seorang keturunan.
Apa kebahagian itu akan terus merasakan? Badai dalam rumah tangga mereka muncul dan menguji kesetian cinta mereka. Bukan tentang orang ketiga tetapi tentang rasa kepercayaan diri seorang Rampak.
Bermula ketika Rampak mendapatkan tander proyek untuk membangun perumahan dan mempercayakan sepenuhnya kepada temannya, tetapi Rampak punya jalan takdirnya sendiri. Kepercayaan yang sepenuhnya ia berikan kepada temannya itu disalahgunakan. Orang yang dipercaya itu membuat rumah tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah Rampak buat, menggunakan bahan dengan kwalitas yang jauh lebih rendah dan mengubah desain saluran drainase yang telah Rampak rancang. Rampak dilaporkan polisi, diharuskan membayar ganti rugi kepada pembeli rumah dan masyarakat disekitar perumahan yang merasa dirugikan dan menuntutnya dan rekanan yang telah menipunya pun melarikan diri. Seluruh harta benda dan asset Rampak ludes untuk membayar ganti rugi termasuk rumah megah yang dibangun khusus untuk Rae. Rampak menolak seluruh bantuan dari keluarganya maupun dari keluarga Rae, Tapi Rampak masih mempunyai harga diri yang tinggi maka dia lebih memilih menjauh dari belas kasihan orang disekitarnya dan menyingkir ke kompleks perumahan yang menyedihkan.
Rampak sadar diri, kini reputasinya berantakan, tak kan ada satu klienpun yang mempercayai dirinya. Kepercayaan orang lain kepada Rampak kini hilang tanpa bekas, meskipun kesalahan sepenuhnya bukan kesalahan Rampak tapi semua mata mengarah kepadanya. Dia sebagai pimpinan tetap harus mempertanggungjawabkan segalanya.
Perjuangan Rampak menemukan kembali rasa percaya dirinya dan kepercayaan orang-orang disekitarnya dengan Rea yang selalu menemaninya menjadikan semangat tersendiri bagi Rampak.
Dimasa sulit seperti ini, kehamilan Rea setelah di usia pernikahan yang keenam, bagai mata air ditengah kekeringan. Ada sejumput kebahagian karena kehamilan Rea. Bertahanlamakah kebahagian Rea dan Rampak?
Ketegaran seperti apa yang ditunjukkan kepada Rea dengan situasi seperti itu?
Mampu bertahan berapa lama mereka mempertahankan cinta itu?
Apakah Rampak kembali menemukan rasa kepercayaan dirinya dan kembali merasakan kebahagiaan?
Bertahankah Rae, berada disamping Rampak, saat ujian tiada hentinya sementara dari sisi lain, menawarkan sejumput kebahagian kepada Rae?
Baca novelnya dan temukan seluruh jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu.
***

Saya tidak akan berpendapat tentang gaya kepenulisan karena memang setiap penulis mempunyai gaya sendiri-sendiri dan itu menjadikan ciri khas dari masing-masing penulis.
untuk setting tempat yang digambarkan disini, aku terpesona dengan rumah yang dirancang khusus untuk Rae, jadi ingin punya suami yang bisa desain rumah. Pendeskripsian rumahnya memang benar benar top banget. Apalgi waktu setting tempat tinggal Rae yang baru, aku tidak bisa membayangkan kondisi seperti itu, apalagi kalau membayangkan tentang kondisi airnya, aku pengen segera lari dari situ.
Karakter Rae, salut aku dengan karakter Rae, dua jempol buat Rae. Benar-benar istri idaman banget. Apalagi waktu pertama kali tiba dirumah baru, Rea ingin menangis tapi takut membuat beban buat Rampak, jadi dia menahannya. Aku suka pada adegan ini, bayangkan saat kita sedih banget pengen nangis tapi harus ditahan, bagimana nyeseknya di dalam dada? Dan Rae bisa melakukan itu. Selain itu dia juga pandai beradaptasi, dari yang punya pembantu hingga apa-apa dikerjakan sendiri dia bisa, semua dilakukan tanpa mengeluh. Jadi ingat dengan salah satu kalimat yang pernah aku baca, tapi aku lupa bukunya apa, seingat saya seperti ini kalimatnya “kalau memilih istri, memilihlah seperti istri Nabi Muhammad, Khadijah yang bisa disaat susah maupun senang”, kurang lebih atau intinya seperti itu. Tidak ada yang salah dari sosok Rae.
Karakter Rampak yang keras kepala, menurut ku karakter Rampak tidak ada yang salah, karena suami harus punya harga diri, apalagi di depan mertua, di depan orangtua sendiri apalagi seorang ibu, dia tetap menjadi seorang anak kecil dalam pandangan orangtua. Satu-satunya yang tidak aku suka dari tokoh Rampak adalah mengapa dia harus digambarkan mempunyai rambut yang panjang apalagi sampai bisa dikuncir, (aku tidak suka dengan pria berambut panjang atau biasa disebut gondrong, bisa-bisa kalah saing dalam perawatan rambut)
Novel ini unik dari novel-novel yang lain kenapa saya katakan unik, karena dari novel ini kita banyak tahu tentang folosofi membangun rumah, yang jarang diangkat oleh penulis-penulis lain. Saya sampai terlintas dalam pikiran saya apa kak Maya selain jadi penulis juga seorang arsitek atau developer karena detail pembangunan rumah bisa sedetail itu. Kekurangan novel ini kenapa Rampak harus berambut panjang?
Setiap membaca novel aku pasti membayangkan andai novel ini difilmkan. Menurut saya adegan yang paling mengharu biru, intinya yang paling saya suka adalah waktu Rampak mengajak makan malam Rea, mulai dari Rampak menjemput Rea sampai mereka sampai lokasi, kesan yang aku tangkap itu romantis, lucu dan manis, kayak baru kencan untuk pertama kalinya padahal kan mereka juga udah menikah. Apalagi waktu Rampak bilang “Malam ini aku jatuh cinta lagi padamu.” Ihhh romantis kan?
Quote-quote favorit aku yang ada di dalam novel ini antara lain :
“Rumah bukan sekedar bentuk, Rae, tapi juga ruang... .”
(Rampak, Halaman 46)
“Mereka berdua memang tak sempurna, itulah sebabnya mereka saling menemukan, untuk menjadi lengkap.”
(Halaman,127)
“Keberhasilan itu keuntungan, Rae.
Keuntungan nggak mesti berwujud finansial.”
(Mama Rae, Halaman 206)

Pesan yang disampaikan dari novel Cinta Segala Musim karangan Maya Lestari GF ini adalah bersama dengan pasangan dalam segala situasi dan kondisi merupakan sebuah kekuatan yang sangat besar bagi pasangan kita. Karena jika kita kuat maka seberapa besar cobaan pasti akan terasa mudah. Mengerti dan memahami setiap kondisi yang sedang dialami oleh pasangan kita dan tentunya saling percaya, merupakan kunci dari kebahagian. Rae mengajarkan bahwa tempat terbaik seorang istri adalah di samping sang suami.
Buku cocok dibaca buat mereka yang sudah menikah ataupun masih proses menuju ke sana ataupun mereka para remaja yang beranjak dewasa.
Ini pertama kalinya aku memberikan skor atau nilai pada buku yang aku review. Dari nilai 5 tertinggi buku ini layak medapatkan nilai 4. 
❤❤❤❤

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu